Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

16 April 2018

, , , , , , ,

MISOOL: GATE OF HEAVEN



It seems like Misool is a never end awe, a continous breath-taking journey, a place where all your senses feels it's ultimate satisfaction. Misool is indeed, a paradise.

Just Marshall Sastra doing what he normally do :P
Diving in Misool
So we went to Misool again this year, and again, I found something new. Jika di trip sebelumnya saya "trip darat," alias menginap di penginapan di pulau, baru berkeliling pagi hingga sore hari mengitari Misool, kali ini saya ikut trip LOB (live on board, menginap di kapal) scuba diving, jadi kami menginap di kapal dan melakukan tiga hingga empat dive per hari, so it's a new experience, apalagi saya belum pernah scuba diving di Misool sebelumnya.


Di sela-sela waktu scuba diving, kami menyempatkan diri untuk berkeliling beberapa spot andalan di Misool, karena keterbatasan waktu untuk explore darat, kami hanya bisa datang ke Balbulol dan Dafalen karena sisa waktu lainnya kami gunakan untuk scuba dive.

Floating with the water girls

Balbulol bagi saya selalu jadi spot yang extravagant, Balbulol selalu jadi pemandangan "mewah" dan menyenangkan untuk bersantai, berenang-renang dan menghabiskan waktu di lokasi yang tampak surreal ini (check out my previous blogpost about Balbulol here).

Sebelum pulang ke kapal, kami melipir sedikit berkeliling area di sekitar Balbulol dan menemukan spot ini! Kapal merapat ke area sisi dan kami trekking melewati tanah dan bebatuan karang, memang belum ada jalur trekking ke atas karena sepertinya area ini belum jadi lokasi yang disinggahi pejalan saat ke Misool.



Misool memang keterlaluan indahnya, the view is just SO GRAND! I feel like Mowgli in The Jungle Book, terlalu indah, terlalu surreal. Kami naik hingga ke area landai di antara dua tebing batu, it looks like a gate of heaven! Well, Misool is indeed a paradise, do you agree? If you're not, maybe you should come here to Misool and experience it yourself :)

@marischkaprue - lucky to born and live in this Paradise - Indonesia

Photo by Ferry Rusli & Ricky Virgana

NOTES

MISOOL
RAJA AMPAT SELATAN
INDONESIA

Visit this place during Scuba Dive Trip with Trip Inc, visit their website here: http://tripinc.id to get more information and detail about many scuba dive trip around Indonesia

***


6 April 2018

, , , , , , ,

ART X NATURE IN HAKONE OPEN AIR MUSEUM



Even if you're not a "museum person," you'll love this museum located in Hakone beautiful landscape because it's an outdoor museum!
Jika kita mendengar kata museum, maka yang terbayang adalah bangunan dengan karya-karya seni di dalam ruangan dan penjelasan mengenai karya seni yang terkadang.. membosankan. Oh well, can't blame that since not everyone are into artworks :)

Tapi, di Hakone Open-Air Museum kita dapat menikmati karya seni sambil berjalan kaki melewati jalanan setapak, kontur perbukitan dan pepohonan yang rindang serta sambil menikmati landscape dan gunung di Hakone.





Sesuai namanya, museum ini mengusung konsep outdoor, jadi karya-karya seni yang ditampilkan di sini menyatu dengan sekeliling, mulai dari patung yang ada di tengah taman Round Plaza, "bubble playground" Curved Space, bandul besar di tengah dua pohon tinggi yang akan membuat kita mendongak untuk melihatnya, Woods of Net yang jadi area bermain anak-anak yang sangat artistik, dan masih banyak lagi.


Berjalan kaki di Hakone Open Air Museum seperti never-ending show, kita terus terpesona dengan karya-karya seni yang begitu menarik dan menyatu dengan lokasi karya seni tersebut dan berbagai bangunan yang juga menjadi karya seni arsitektur yang sangat menarik seperti Symphonic Sculpture yang berbentuk menara dengan tangga melingkar yang sangat indah dilihat dari dalam menara karena cahaya yang masuk dari pola kaca patri yang memenuhi bangunan.






Also, the star of the Museum is the Picasso Pavilion di mana terdapat setidaknya 300 karya Picasso, the Maestro, dalam bentuk lukisan, patung, karya keramik hingga sketsa yang dibuat Picasso semasa hidup. Picasso Pavilion menjadi satu-satunya lokasi display karya yang dibuat indoor di Hakone Open Air Museum. Di Picasso Pavilion, kita juga tidak diperbolehkan mengambil gambar, jadi nikmati semua karya Picasso tanpa distraksi ya :)

Usai dari area Picasso Pavilion, kita dapat meneruskan berjalan kaki dan bersantai di area cafe dengan pemandangan pepohonan yang saat kami datang masih didominasi warna kecoklatan. Ada juga area foot onsen, untuk merendam kaki sambil menikmati pemandangan.


 



 
Hakone Open Air Museum benar-benar menyenangkan, I would suggest to spend the whole day here to enjoy the artwork, the surrounding, the atmosphere dan menikmati hari dikelilingi karya-karya luar biasa dari seniman manca negara. When art collide with nature, it surely amazing!

@marischkaprue - graduate from art but end up spending time with nature more :))
NOTES

HAKONE OPEN AIR MUSEUM
1121 Ninotaira, Hakone Ashigarashimo District
Kanagawa Prefecture 250-0407
Japan

OPENING HOURS 
9 AM - 5 PM 
(OPEN EVERY DAY) 

ADMISSION FEE
Adult 1600 Yen 
With Hakone Freepas: 1400 Yen 

GETTING THERE 
NEAREST STATION: 
Chokokunomori Station 

From Hakone-Yumoto Station: 
Dengan Hakone Tozan Railways ke Chokokunomori sekitar 30 menit, biaya 400 Yen atau gratis dengan Hakone Freepass

ABOUT HAKONE FREEPASS

Harga: 5.140 Yen, berlaku 2 hari dan dapat digunakan untuk berbagai hal, mulai dari transportasi dari Shinjuku, hingga untuk menggunakan Odakyu Romancecar menuju Hakone (hanya tinggal menambah 1,090 Yen saja). Hakone Freepas juga dapat digunakan untuk menikmati berbagai atraksi di Hakone atau untuk mendapatkan diskon di berbagai tempat di Hakone.
****

10 Maret 2018

, , , , , , , , , ,

REASONS WHY YOU SHOULD PUT HAKONE ON YOUR JAPAN BUCKET LIST



Gunung Fuji memang jadi icon-nya Jepang dan salah satu tempat terbaik untuk menikmati Gunung Fuji adalah akses dari kota pegunungan yang berjarak sekitar 80 menit naik kereta dari Shinjuku, Tokyo, yaitu Hakone. Namun Hakone tidak hanya menawarkan pengalaman menikmati Gunung Fuji, ada begitu banyak spot-spot cantik dan menarik, area-area yang menyenangkan dan atraksi yang membuat Hakone (bagi saya) wajib masuk dalam TO-VISIT-LIST in Japan.

WHY? Let's see

NEAR TOKYO

Jarak hampir dua jam naik kereta mungkin membuat Hakone terasa jauh, namun trip ini bisa kita lakukan tanpa naik Shinkansen, yang berarti biaya menuju Hakone lebih ramah untuk kantong. Ada beberapa opsi untuk menuju Hakone dari Shinjuku, Tokyo dengan Odakyu Line yang menghubungkan Tokyo dengan area ke arah Barat Daya Tokyo, termasuk Hakone. Salah satu opsi adalah dengan menggunakan Odakyu Limited Express Romance Car, kita dapat pergi langsung dari Shinjuku dengan estimasi waktu sekitar 80 menit. Romance Car ini memiliki jendela lebih besar untuk menikmati pemandangan (termasuk view Gunung Fuji), dan kursi pada Romance Car ini juga dapat kita pilih (booking) terlebih dahulu sehingga lebih nyaman untuk perjalanan.

FREEPASS

Yes, saya pun baru tahu tentang Hakone Freepass ini pada trip terakhir saya ke Hakone (saya pernah ke Hakone sekitar 3 tahun lalu, namun hanya sebentar saja). Nah, Freepass ini harganya 5.140 yen yang berlaku 2 hari (tambah 500 yen bisa membeli pass untuk 3 hari ) dan dapat digunakan untuk berbagai hal mulai dari transportasi bolak-balik dari Shinjuku-Hakone, serta 8 jenis transportasi yang bisa digunakan sepuasnya di area Hakone. Dari Shinjuku ke Hakone menggunakan Odakyu Romance Car kita hanya perlu menambah 890 yen (per Maret 2018 akan menjadi 1.090 yen) saja untuk mendapatkan seat). Selain itu, Hakone Freepass dapat digunakan untuk masuk dan menikmati berbagai atraksi di Hakone seperti Pirates Cruise, bus, cable car hingga ropeway, jadi selama dua hari kita dapat menikmati berbagai aktivitas dengan Freepass yang ada.

SO WHERE SHOULD I GO?

LAKE ASHI

Danau yang jadi simbolnya Hakone ini sangat menyenangkan dengan pemandangan hijau di sekeliling. Saat cuaca cerah, kita juga dapat menikmati pemandangan Gunung Fuji sebagai background Danau Ashi.

TO DO IN LAKE ASHI:

ENJOY PIRATES CRUISE

Nikmati pemandangan Lake Ashi selama kurang lebih 40 menit Sightseeing Cruise dengan kapal unik yang jadi khasnya Hakone dan Danau Ashi. It's really nice during sunny day, saya dan teman-teman nongkrong di bagian atas kapal dan sampai lupa untuk kembali ke tempat duduk hingga cruise berakhir.


CHILL IN BAKERY & TABLE HAKONE

Cafe/ Restaurant ini terletak persis di depan Danau Ashi, hanya berjalan kaki 5 menit kurang dari bus stop Hakonemachi-ko. Di area depan ada tempat duduk dengan area rendam kaki untuk menikmati air panas alami dari sumber air hangat di Hakone. Namun jika ingin menikmati pemandangan Danau Ashi sambil bersantai, kita dapat naik ke lantai 2 dan memesan kopi dan roti khas Bakery & Table.


TAKE A PHOTO IN HAKONE FAMOUS TORII GATE

Torii of Peace yang merupakan bagian dari Hakone Shrine memang sangat photogenic, lokasinya persis di depan Danau Ashi, dengan platform kecil untuk berjalan ke arah laut. Torii berwarna oranye kemerahan ini kontras dengan warna danau, langit dan kehijauan di seberang danau, a picture perfect spot, surely Instagrammable ;)

ENJOY YOUR RELAXING AFTERNOON IN SALON DE THE ROSAGE Restoran di sisi Danau Ashi ini menyediakan berbagai desert dan cake menarik, jika memesan hot apple pie, mereka akan membuat bentuk-bentuk ornamen bunga mawar persis di depan kita, makes me don't wanna eat it since it's so beautiful and hard to make :))


OWAKUDANI

Next spot di Hakone adalah Owakudani, area yang terbentuk karena erupsi vulkanik di masa lampau, namun hingga kini masih terus mengeluarkan asap yang terlihat jelas sejak kita naik ropeway menuju ke Owakudani.

Ada satu hal juga yang akan menarik perhatian kita saat tiba di Owakudani, yaitu telur hitam yang juga jadi khasnya area ini. Kuro-Tamago mungkin tampak berbeda, mesti sama-sama telur ayam namun Kuro-Tamago berwarna hitam pekat, hasil dari proses perendaman di air panas alami dengan suhu 80'C selama 60 menit dan kemudian di-steam selama 15 menit di suhu 100'C dengan kandungan sulfur dan iron sehingga Kuro-Tamago dipercaya dapat menambah "usia" kita 5 hingga 7 tahun! Siapa yang mau panjang umur? Saatnya makan Kuro-Tamago di Owakudani :)


TO DO (YOU'LL DO THAT ANYWAY)

ROPEWAY
Dari Togendai-ko, kita dapat naik ropeway (sekitar 20 menit) ke Owakudani, waktu untuk menikmati pemandangan sekeliling di Hakone, kita pun bahkan dapat melihat Gunung Fuji saat cerah!

Dari Owakudani, kita naik Ropeway lagi menuju ke Sounzan (sekitar 10 menit) untuk melanjutkan perjalanan naik Hakone Tozan Cable Car ke Gora. Rute ini mengingatkan saya akan Tateyama Kurobe Alpine Route di mana kita menggunakan berbagai moda transportasi dalam satu hari, namun versi lebih pendek dan lebih murah dan mudah tentunya 


GORA

Area ini jadi tempat singgah dalam trip ke Owakudani. Kita dapat menikmati Hakone Gora Park yang cantik (they also have cherry blossom trees!, a nice spot for sakura season also). Di Gora kita bisa bersantai usai berkeliling dari Owakudani, untuk makan siang, atau mencoba membuat kerajinan di craft center.

HAKONE YURYO

We all know onsen bath is Japan un-separate tradition that we love to do also. Jika anda sedikit canggung dengan kenyataan bahwa kita mesti totally telanjang untuk masuk onsen umum, maka onsen private bisa jadi pilihan. Ada beberapa opsi onsen private di Hakone, termasuk Hakone Yuryo yang menyewakan unit-unit onsen private dengan kolam air panas yang langsung menghadap ke kehijauan di area outdoor, great for family and friends, and yes, you can wear swimsuit since it's your private area!


HAKONE OPEN AIR MUSEUM

Sebagai museum pertama di alam terbuka di Jepang, Hakone Open Air Museum tidak pelit dalam memperlihatkan karya seni, ada begitu banyak karya seni yang setiap beberapa periode sekali akan ditambah, atau diganti. Selain berbagai karya patung dan seni instalasi yang akan kita lihat sembari berjalan kaki menyusuri jalan setapak di area terbuka ini, ada juga area bangunan yang khusus menampilkan karya-karya Picasso. I was amazed by how many Picasso's work they have in the Picasso building in Hakone Open Air Museum, surely a place to stop and refill your sense of art!

STAY - WHERE?

I would surely recommend Odakyu Hotel de Yama yang memiliki pemandangan Danau Ashi dan Gunung Fuji, we can enjoy the view straight from our room! Di bulan Mei, bunga azalea di area taman hotel akan mekar dan membuat view yang sangat berwarna-warni (I came on January, so it's a good idea to revisit this hotel).

Hakone is surely a good idea, saya bahkan berencana mengajak keluarga dan teman-teman saya untuk menikmati berkeliling Hakone. Jika dua hari dirasa kurang, we can add more days, ada juga Hakone Freepass yang berlaku untuk 3 hari jadi kita dapat menikmati lebih lagi! So, who's planning to go to Hakone this year?

@marischkaprue - will need another romancecar trip with her best people later!


NOTES

1. Odakyu Shinjuku Department store
Sebelum atau sesudah mengunjungi Hakone, apabila ingin berbelanja bisa mengunjungi Odakyu Departement Store. Odakyu Department Store langsung terhubung dari stasiun Shinjuku lewat pintu keluar sebelah barat (West Exit). Di tempat ini terdapat barang-barang branded serta macam-macam kosmetik dan pakaian. 


2. Inbound-League
Dekat dari Stasiun Shinjuku terdapat Inbound League yang merupakan serviced place yang diperuntukkan untuk orang asing. Terdapat share house serta penyewaan ruang meeting. Selain itu juga terdapat fasilitas tempat solat (free), shower room (berbayar), rental sepeda (berbayar), loker penitipan (berbayar) terdapat juga free wi-fi.


Odakyu Limited Express Romance Car
http://www.odakyu.jp/english






19 Februari 2018

, , , , , , ,

BEST SWIMMING WITH MANTA RAYS: KOMODO NATIONAL PARK



Be kind to the earth and earth will be kind to you. I always believe this law of balance, you do good, you'll get good, you did bad and someday you'll have to pay for it, also with nature. Kita, manusia memiliki energi yang bersinergi dengan alam dan penghuninya, when we have good intentions, kind minds and positive energy, alam akan menyambut kita dengan baik.


Kami datang di minggu ke-4 bulan Desember di Taman Nasional Komodo untuk menghabiskan liburan akhir tahun di tempat favorit kami, the beautiful islands of Komodo National Park. Sudah pasti, snorkeling jadi agenda wajib kami setiap harinya. Tanpa itinerary yang pasti, kami menyusuri Taman Nasional Komodo, tinggal di kapal dan menghabiskan waktu di pulau-pulau indah Taman Nasional Komodo.

Salah satu area yang jadi favorit kami adalah Manta Spot, sesuai namanya, di lokasi inilah kita memiliki kesempatan besar melihat pari manta di habitat aslinya, dan berenang bersama binatang laut yang terkenal elegan karena gerakannya yang cantik.




Kami menuju Manta Spot tanpa ambisi yang banyak, hanya ingin berenang di koral cantik dan jika memang bertemu pari manta, it's a bonus. Well, we got the big bonus, sejak turun dari kapal kecil, kami sudah "didatangi" beberapa pari manta, yang terus bertambah. Saya menghitung ada masa di mana kami dikelilingi lima pari manta, termasuk black manta yang cantik, dan pari manta dengan tanda "v" di bagian bawah badannya, kami memanggilnya "Vivi"

Pari manta terus "bermain" dan berputar-putar di area kami snorkeling lebih dari sejam hingga saatnya kami mulai lelah, dan pari manta masih terus berenang berkeliling. Saya masih penasaran dan terus main di air saat yang lain sudah beristirahat di pantai.



Di sore hari pada hari yang sama, kami menuju spot yang sama, untuk snorkeling menikmati koral karena siang tadi kami fokus pada pari manta yang ada, namun sejak sebelum turun dari kapal, kami kembali bertemu beberapa pari manta, and we lost focus again haha, of course you'll prefer focusing on manta ray rather than the coral reefs when snorkeling. Kami kembali "bermain" dengan pari manta yang tampak acuh dengan keberadaan kami, beberapa kali pari manta yang ada berenang "menghampiri" kami sehingga kami mesti mengelak agar tidak kena bagian tubuh mereka. Kami terus berenang hingga arus sore mulai kencang dan kami memutuskan untuk beristirahat ke pulau.


Besoknya, kami datang ke spot yang sama, lagi-lagi dengan mindset "mau main-main di koral," and again, the group of manta rays come along! tiga kali berturut-turut kami ke lokasi yang sama dan pari manta datang kembali. Kali ini kami kembali berenang dan menikmati berada dekat dengan binatang yang cantik ini, namun setelah beberapa lama kami justru main-main pasir dan lihat-lihat coral reefs, despite those manta rays were still there dan bahkan beberapa kali mendatangi kami (caper karena kami sudah tidak mengambil foto mereka lagi? haha).

Sangking senangnya, saya ketawa sampai masker saya bocor :))


Hingga kami akhirnya memutuskan untuk beristirahat, grup pari manta itu masih ada di sana, it was such perfect days (we got two days of full manta rays swim), nature has been so kind to us, God has been so kind to us, those manta rays has been so kind to us. 

@marischkaprue - nature has been so kind to her along her journey